Tulisan ini saya buat setelah membaca postingan seorang anggota Milis BCN (Bengkel Cerpen ANNIDA) yang bertanya tentang bagaimana menulis puisi yang baik. Berdasarkan pengalaman saya yang kebetulan suka menulis puisi memang ada beberapa hal yang patut diperhatikan saat anda hendak mencoba membuat puisi.
1. Cobalah baca buku kumpulan puisi dari penyair kawakan tanah air seperti Sapardi Djoko Damono,Taufik Ismail,Joko Pinurbo juga buku kumpulan puisi komunitas Bunga Matahari ( BUMA ) sampai buku kumpulan puisi dari artis-artis seperti Rieke Dyah Pitaloka,Inggrid Wijanarko,Anneke Putri dll. Puisi-puisi berbahasa Inggris juga perlu dibaca untuk menambah perbendaharaan kata asing. Atau anda juga bisa membaca puisi-puisi karya pecinta puisi Tanah Air di harian Kompas edisi Minggu dan juga di majalah Horison sebagai referensi.
2. Kunjungi pula situs-situs puisi di internet seperti PUITIKA.NET dan FORDISASTRA.COM. Disana anda akan melihat puisi-puisi karya para pecinta puisi beserta informasi tentang buku puisi terbaru sampai info lomba menulis puisi. 3. Setelah menyerap kalimat baru dari puisi-puisi mereka cobalah menulis puisi versi anda sendiri di buku khusus untuk menampung puisi-puisi karya anda sendiri. Temanya bisa apa saja mulai dari brokenheart,brokenhome,brokencountry whatever-lah. Hamburkan kata sepuasnya.
4. Namun anda jangan terpaku hanya membaca bacaan sastra tapi juga baca bacaan di bidang lain seperti biologi,matematika,fisika,sejarah sampai astronomi. Karena anda pasti akan menemukan kata-kata baru yang bisa dikembangkan menjadi puisi. Dan ingat! setiap anda mendapat kata-kata baru segeralah CATAT di buku khusus untuk kata-kata baru plus artinya tentunya.
5. Hal yang cukup penting lainnya adalah anda perlu menghargai kata-kata dan peka terhadap kata-kata..
6. Menulis dan menulis terus sampai titik darah penghabisan.(Kalau ini sih berlaku buat siapa saja yang mengaku doyan nulis dan mau jadi penulis )
|